The Future of The World is in Our Hands

 Pendahuluan


"Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Gunung Semeru dari akarnya. 

Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia" - Ir. Soekarno


    Begitulah ucapan yang diucapkan presiden pertama kita, Bung Karno dalam suatu kesempatan. Meskipun terlihat singkat. Namun, faktanya terdapat makna yang begitu dalam dari kata kata tersebut. Lalu, apa makna sebenarnya dari ucapan itu ? Makna sebenarnya dari ucapan itu memiliki banyak arti menurut pandangan orang yang membacanya. Tapi, menurut penulis sendiri makna dari kata kata itu adalah bahwa negara kita. Negara Indonesia memiliki harapan yang begitu besar kepada para remaja dan pemuda Indonesia untuk membangun Indonesia jadi jauh lebih maju lagi. Lalu, apa bedanya remaja dan juga pemuda ? Banyak yang mengira bahwa 2 kata itu berbeda. Meskipun pada nyatanya terdapat perbedaan kecil disana. WHO menyebut sebagai "Young People" dengan batas usia 10 - 24 tahun. Sedangkan, usia 10 - 19 tahun disebut dengan remaja atau "adolescenea". International Youth Year mendefinisikan pendudukan dengan usia 15 - 24 tahun sebagai sekelompok pemuda. Menurut data Badan Pusat Statistik, dibawah ini :

Usia 15 - 19 Tahun 

- Laki laki : 11 445,2

- Perempuan : 10 755, 1

Usia 20 - 24 Tahun                                                                     

Laki laki : 11 588, 1

Perempuan : 10 989, 2

Keseluruhan

- 15 - 19 Tahun : 22 200,3

- 20 - 24 Tahun : 22 577, 3

    Dari makna kalimat tersebut kita bisa melihat bahwa Bapak Soekarno begitu menaruh harapan besar kepada para remaja dan pemuda Indonesia. Masa remaja adalah masa dimana perubahan perubahan terjadi secara fisik dan juga mental. Perubahan yang terjadi pada wanita dan laki laki jelas berbeda. Dibawah ini adalah ciri puberitas yang dialami laki laki dan wanita :

Laki laki :

- Tumbuhnya jakun

- Tumbuhnya rambut diarea tertentu

- Mimpi basah

- Suara memberat

Perempuan :

- Payudara membesar

- Pinggul melebar

- Menstruasi

- Tumbuhnya rambut diarea tertentu


Pembahasan

    Namun, meskipun begitu remaja pun juga masih dihadapkan dengan problematika yang terjadi. Problematika yang terjadi. Salah satunya adalah kesehatan reproduksi. Masih banyak orang yang tidak terlalu perduli memahami tentang kesehatan reproduksi. Padahal, kesehatan reproduksi itu adalah hal yang paling penting bagi para remaja. Singkatnya, bagaimana bisa masa depan dunia yang ada di tangan para remaja dan pemuda yang sedang dalam masa terombang ambing. Banyak sekali dampak yang akan terjadi apabila remaja ataupun pemuda tidak memahami kesehatan reproduksi diantaranya, ialah :

- Seks pranikah

- Kehamilan yang tidak diinginkan

- Penularan penyakit kelamin

- Abortus

    Mengapa kita sebagai remaja dan pemuda harus memahami tentang kesehatan reproduksi ? Alasannya simple, hal itu dilakukan agar mengurangi tingkat aborsi di negara kita, mengurangi kepadatan pada negara kita dan lain lain. Membicarakan tentang kepadatan penduduk. Indonesia berada di tingkat 4 dengan total penduduk sebanyak 273.523.615 jiwa dan akan terus meningkat setiap tahunnya. Lalu, apa dampak kepadatan penduduk ? Dampak sangat besar, berdampak pada ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahan keamanan, lingkungan dan kesehatan. Kategori remaja yang sudah kita pahami diatas ternyata masih ada 2 kategori lagi, yakni :

- Menurut Depkes RI (2009)

Remaja awal : 12 - 16 Tahun

Remaja akhir : 17 - 25 Tahun

- Menurut Zakiah Drajat

Kurang lebih 13 - 21 Tahun

    Meskipun begitu ada banyak sekali tantangan yang akan dihadapi oleh para remaja atau pemuda. Seperti, keunikkan cara berfikir, mulai meniru sesuatu dan terkadang tidak memikirkan resikonya, gizi, dan persiapan kehamilan. Remaja juga sering disebut sebagai fase penuh masalah. Fase dimana pendirian masih mudah goyah. Apalagi masa remaja masih sangat membutuhkan bimbingan dari orang tua dan orang sekitarnya. Salah satu penyebabnya adalah tidak terkontrol dengan baik emosi nya, kurangnya perhatian dan juga kurangnya kesadaran apa yang ia lakukan. Perubahan hormonal dalam Islam disebut juga masa Murahaqah, masa atau fase ini dimulai dari umur 10 - 24 Tahun. Dimasa ini anak harus diberikan penjelasan mengenai fungsi biologis ilmiah, batas aurat, kesopanan, akhlak pergaulan antara laki laki dari perempuan, menjaga kesopan dan juga harga diri. 


Kesimpulan

    Dari pembahasan kita tentang remaja, dampaknya, lalu fase yang dihadapi remaja. Apa hal yang bisa ditarik dari pembahasan tersebut ? Ada banyak sekali hal yang penting dan kita dapat tarik maknanya. Secara keseluruhan, apa hubungan nya penjelasan remaja dan juga makna dari perkataan Bung Karno ? Tentu saja, itu memiliki benang merah yang sangat kuat. Remaja dan pemuda Indonesia merupakan aset negara. Aset negara yang menentukan seperti apa masa depan dunia. Mungkin saja, diwaktu sekarang kalian menemukan dia sebagai pemuda biasa. Tapi, bisa saja pemuda hari ini adalah pemimpin di masa depan. Terdapat satu ayat dalam Al- Qur'an yang berbunyi :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ  {24} وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ {25}

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan. Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya..” (QS. Al-Anfal) 

    

    Dari ayat diatas kita dapat memahami bahwa dalam membangun remaja dan pemuda maka hendaknya membatasi antara dirinya dan hatinya. Namun, apa maksud dari membatasi dirinya dan hatinya ? Maksud dari kalimat ini dijelaskan pada di dalam kitab tafsirnya Bahr al-Ulum menyebutkan, bahwa yang dimaksud dengan “yahulu bain al-mar’i wa qalbih” adalah :

يحول بين المؤمن ومعاصيه التي تسوقه وتجره إلى النار ، ويحول بين الكافر وطاعته التي تجره إلى الجنة

 “membatasi antara orang mukmin dengan kemaksiatannya yang mengarahkannya dan mendekatkannya dengan api neraka, serta membatasi antara orang kafir dengan keta’atannya yang dapat mendekatkannya dengan surga.”. 

    

    Remaja disebut juga sebagai pondasi awal untuk membangun masyarakat dan negara menjadi lebih baik. Jika, pondasi awalnya saja lemah. Akibatnya tidak hanya menyerang para remaja dan pemuda saja. Tapi, juga dampak nya akan terasa secara menyeluruh di sebuah negara. Apabila ada yang melanggar, maka akan timbul perpecahan yang dapat merugikan orang lain. Maka, maksud dari pembicaraan Bung Karno adalah negara kita akan menjadi negara yang besar, jaya, aman dan juga tentram apabila remaja dan para pemuda mau bersatu membangun negara kita ini. Anggaplah bahwa memiliki 10 orang pemuda yang siap. Dengan pondasi yang ia buat kokoh untuk membangun negeri ini. Yakinlah, pasti kita akan merasakan dampak positif akan hal itu. Itu baru 10 orang pemuda bagaimana jika seluruh pemuda dan remaja Indonesia bersatu ? Membangun pondasi yang lebih kuat lagi pastinya negara kita akan aman, nyaman, damai dan tentram. Keadaan yang kita semua idam idamkan


Penutup

        Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca blog ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih dan mohon maaf sebesar besarnya atas kekurangan yang ada pada paper ini. Paper ini dibuat bertujuan untuk memenuhi nilai Psikologi Perkembangan dari :

Nama : Rahma Aulia Safira

Kelas : 2- B

NIM : 2101055046

Jurusan : Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Prof. Buya Hamka ( Universitas Uhamka )

Dosen pengampu : Khusniyati Masykuroh, M.Pd

Sekira nya cukup dari saya, Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Komentar